Hasil Penilitian Tugas PR di DJBC Madya Surakarta

BAB I

PENDAHULUAN

A.      LATAR BELAKANG

Public Relations atau dalam terjemahan bahasa Indonesianya adalah hubungan Masyarakat (Humas) adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/ organisasi. Menurut IPRA (International Public Relations Association) Humas adalah fungsi manajemen dari ciri yang terencana dan berkelanjutan melalui organisasi dan lembaga swasta atau publik (Public) untuk memperoleh pengertian, simpati, dan dukungan dari mereka yang terkait atau mungkin ada hubungannya dengan penelitian opini publik di antara mereka.

Dengan ini penulis mencoba mengaktualisasi tugas kehumasan dengan melakukan penelitian di instansi pemerintahan yaitu Direktorat Jendral Bea Cukai kantor madya pabean  surakarta. Yang beralamatkan di jalan L.U Adi Sucipto, 36, Colomadu, Karang anyar. Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC) adalah institusi dibawah Kementrian Keuangan Republik Indonesia yang dipimpin oleh seoarang Direktur Jendral dan dibantu oleh delapan direktur, dan satu orang sekretaris Direktorat Jendral, satu kepala pusat kepatuhan internal, dan tiga tenaga pengkaji.

B.       TUJUAN PEMBAHASAN PUBLIC RELATIONS

Tujuan penelitian kehumasan ini adalah mencari implementasi ilmu – ilmu Public Relations yang telah dipelajari pada semester II di  Kementrian Keuangan Di Direktorat Jendral Bea Cukai kantor Madya Pabean Surakarta.

BAB II

KEGIATAN PUBLIC RELATIONS DI DIREKTORAT JENDRAL  BEA CUKAI TIPE MADYA PABEAN SURAKARTA

 

BENTUK – BENTUK KEGIATAN PUBLIC RELATIONS

Bentuk – bentuk kegiatan public relations di tipe Madya Pabean Surakarta sangat beragam, mulai dari kepatuhan internal bea cukai yang di organisir oleh UKKI (Unit Kerja Kepatuhan Internal) yang memiliki fungsi vital dalam struktur oganisasi Direktorat Jendral Bea Cukai. Kegiatan – kegiatan UKKI ini yang termasuk kegiatan kehumasan atau Public Relations, yaitu menjaga keamanan internal, dan menjaga opini positif publik akan kinerja Direktorat Jendral Bea Cukai. Dalam kegiatan – kegiatan kehumasan UKKI ini pada kantor DJBC pusat bertanggung jawab langsung kepada Mentri Keuangan karena tugasnya, secara operasional dan administratif bertanggung jawab kepada Direktur  Jendral Bea Cukai. UKKI secara intansi Vertikal DJBC bertanggung jawab Kepada Kepala instansi vertikal DJBC terkait. Secara tabel sebagai berikut :

kerjasama

kerjasama dan public relations

Kegiatan kehumasan yang dilakukan oleh Unit Kerja Kepatuhan Internal (UKKI) adalah mengawasi kinerja keorganisasian pada kantor – kantor Direktorat Jendral Bea Cukai diseluruh Indonesia yang meliputi beberapa sikap dan prilaku  sebagai berikut :

Ketidak beradaan pegawai ditempat Tugas Pelayanan.

Sikap dan prilaku pegawai yang tidak simpatik atau responsif.

Penyalahgunaan wewenang atau tindakan yang merugikan masyarakat ataupun negara.

Pelayanan kepabeanan dan cukai yang berbelit – belit atau tidak adanya kepastian kepada masyarakat yang wajib bea dan cukai.

Terjadinya pungatan Liar, penyuapan, kolusi  dan tindakan yang tidak sesuai dengan tugas kepabeanan.

Penatausahaan dan pengelolaan barang – barang inventaris yang tidak ada pertanggungjawabannya.

Adanya kebocoran dalam penerimaan bea masuk dan cukai dan pungutan oleh negara lain.

Terjadinya tindak penyelundupan eksport dan import.

Terjadinya penyimpangan dan manipulasi dalam pelayanan.

Terjadinya penyimpangan dan manipulasi dalam pengadaan barang dan jasa.

Terjadinya penyimpangan dan manipulasi dalam pelakasaan kebijakan dalam bidang  kepegawaian

Masalah sikap, prilaku, dan perbuatan serta gaya hidup  pegawai yang tidak sesuai dengan norma kepatuhan, norma kesusilaan, dan norma hukum.

Terjadinya penyimpangan dan pelanggaran peraturan perundangan – udangan lainnya.

Semua bentuk pelanggaran diatas diawasi penuh oleh  UKKI sebagai lembaga kehumasan pada Direktorat Bea Cukai. Hal ini berfungsi untuk menciptakan suatu citra positif di kalangan publik agar didapati suatu citra dan kepercayaan yang penuh dari masyarakat indonesia dan internasional umumnya. Citra positif itu pertama datang dari instruksi presiden Republik Indonesia kepada seluruh jajaran direktorat Jendral Bea Cukai pada tanggal 12 juli 2010 yaitu sebagai berikut :

ü  Hentikan segala bentuk kejahatan dan penyimpangan sekarang juga. Tak perlu menunggu sampai reformasi selesai. Saya ingin lihat nanti.

ü  Terus lakukan  reformasi agar kinerja dan capaian saudara meningkat, yang sudah baik, jaga dan bahkan tingkatkan lagi. Pelayanan yang cepat, mudah, murah, yang sudah banyak ditunjukkan, jaga dan tingkatkan lagi. Saudara bisa merubah sejarah, mulai sekarang.

Instruksi singkat presiden diatas menjadi suatu citra positif para humas dan public relations untuk meningkatkan kembali tugas menjaga kepatuhan internal agar tetap terjaga dan bahkan bisa meningkatkan lagi kinerja yang lebih baik dari yang sudah terjadi sekarang.

Bentuk tugas kehumasan atau public relation Direktorat Jendral Bea Cukai yang lain adalah sosialisasi terhadap masyarakat antara lain dengan sosialisasi dan penyuluhan dengan beberapa elemen masyarakat, dengan mengadakan acara Seminar Nasional, guna mendapatkan suatu fakta yang nyata dari masyarakat tentang kinerja Direktorat Jendral Bea Cukai.  Jika dikalangan akademia dan mahasiswa yaitu dengan acara Customs Goes To Campus,  yang kemarin diadakan di Universitas Slamet Riyadi Surakarta, dan beberapa universitas di seluruh Indonesia.

Dari acara Custom Goes To Campus didapati suatu hal pengetahuan tambahan untuk mahasiswa untuk mengetahui peran serta Direktorat Jendral Bea Cukai dalam pembangunan Nasional. Dan bagi Direktorat Jendral Bea Cukai sendiri mendapat suatu masukan positif dari kaum akademika untuk meningkatkan Kinerja yang lebih baik dari sebelumnya, lebih Disiplin, berintegritas, profesional dan dedikasi yang tinggi  guna mencapai suatu citra positif dari publik tentang kinerja Direktorat Jendral Bea cukai.

Demikian sebagian contoh kecil yang dapat saya uraikan dan masih banyak contoh tugas Public Relations pada Direktorat Jendral Bea Cukai, khususnya tipe Madya pabean Surakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s